Sabtu, 08 Juli 2017

Al-Quran adalah Wahyu dan kebenaran

وَبِٱلۡحَقِّ أَنزَلۡنَـٰهُ وَبِٱلۡحَقِّ نَزَلَ   ۗ   وَمَآ أَرۡسَلۡنَـٰكَ إِلَّا مُبَشِّرًا وَنَذِيرًا
Dan dengan cara yang sungguh layak serta berhikmat, Kami turunkan Al-Quran, dan dengan meliputi segala kebenaran ia diturunkan; dan tiadalah Kami mengutusmu (wahai Muhammad) melainkan sebagai pembawa berita gembira (bagi orang-orang yang beriman) dan pembawa amaran (kepada orang-orang yang ingkar).
وَقُرۡءَانًا فَرَقۡنَـٰهُ لِتَقۡرَأَهُ  ۥ عَلَى ٱلنَّاسِ عَلَىٰ مُكۡثٍ وَنَزَّلۡنَـٰهُ تَنزِيلاً
Dan Al-Quran itu Kami bahagi-bahagikan supaya engkau membacakannya kepada manusia dengan lambat tenang; dan Kami menurunkannya beransur-ansur.

Antara uraian Al-Israa : 105-106


Dua ayat ini berbincang mengenai kelebihan Al-Quran dan tugas baginda rasul. Al-Quran diturunkan kepada baginda sebagai panduan dakwah juga kehidupan untuk baginda dan umatnya, Al-Quran berisi segala kebenaran yang tidak mungkin boleh ditentang, walaupun satu ayat, bahkan satu hurufnya. Kata "Nazal" dan "Haqq" disebut dua kali, sebagai penguatan keyakinan akan kebenaran Al-Quran.


Sedangkan tugas baginda hanya menyampaikan kebenaran itu, Al Quran sebagai berita baik, untuk orang-orang yang taat mengikutinya, dan sebagai ancaman untuk yang mengingkarinya.

Ayat berikutnya menyebutkan bahawa Al-Quran diturunkan pada masa yang terpisah-pisah, maksudnya bertahap-tahap selama lebih 22 tahun, bukan sekaligus satu mushaf, seperti kitab-kitab sebelumnya. Ini antara yang membedakan dan memberi kelebihan pada Al-Quran, dibanding kitab sebelumnya.

Disebutkan juga di sini, diturunkannya Al-Quran secara bertahap adalah untuk memudahkan baginda menyampaikan risalah, memudahkan umatnya memahami dan mengamalkan isi risalah tersebut. Juga agar Al-Quran atau ayat tersebut lebih terserap atau meresap di hati umatnya.

Catatan :

Silakan perhatikan penggunaan kalimat "Nazzala"(double Z), biasanya digunakan untuk makna bahwasanya Al-Quran itu diturunkan secara bertahap.

Lain jika menggunakan kata "Nazala atau Anzala" (single Z), maka biasanya digunakan untuk maksud Al-Quran diturunkan secara keseluruhan.

Wallahu a'lam

M Zuhal A Lathif
(alumni qudsiyyah 1990,dosen alzuhri institute singapore & director al amanah, singapore)
Floral Spring @ Yishun
Singapore, 09 Julai 201
Read More

Jumat, 07 Juli 2017

Mengenal Awal dan Akhir dalam Kitab Suci Al-Quran

Surat Pertama dan terakhir

https://renaldhaque.blogspot.co.id/2017/06/al-quran-yang-pertama-dan-yang-terakhir.htmlSebagaimana dikatakan dalam Surat Al-Qodr, bahwasanya Al Quran diturunkan pada malam Lailatul Qodar secara utuh, dan kemudian diturunkan kepada Nabi Muhammad secara berangsur-angsur selama 23 tahun sesuai kejadian dan kebutuhan yang dihadapi umat islam waktu itu.
Allah menurunkan Al Quran tidaklah dimulai dari surat Al-Baqoroh layaknya urutan seperti sekarang, karena nyatanya Al-Quran diturunkan di sebelum nabi Hijrah sebanyak 83 ayat, yang kemudian diklasifikasikan dalam Surat Makkiyyah, dan sebanyak 31 surat Madaniyyah karena diturunkan setelah beliau Hijrah [deskripsi lengkap baca: Al-Quran dalam Angka] 
Hikmah diturunkannya Al-Quran secara berangsur ialah menyelesaikan dan menjelaskan pada umat islam yang kala itu guna melawan hujjah (argumen) para kaum kafir. Beberapa hukum yang dijelaskan dalam Al-Quran juga bertahap,diturunkan  melalui tahap paling ringan dan mudah bagi kaum islam, karena jumlah pemeluk islam kala itu masih minoritas.
Kita tentu mengetahui bahwa wahyu yang pertama kali turun kepada nabi bukanlah surah Al-Baqoroh, melainkan 5 ayat awal dari surat Al-Alaq. Ulama menjelaskan betapa indahnya Allah memberikan ilmu dasar kepada Nabi Muhammad SAW yang saat itu menyendiri dan mencari Tuhan sejati. Surah Al-Alaq tidak menjelaskan rinci dzatullah, hanya menjawab pertanyaan Nabi Muhammad tentang ketuhanan.
Menanggapi wahyu terakhir yang diturunkan pada nabi, ulama memiliki perbedaan pendapat. Berdasarkan hadits dari para shohabat, ada yang meriwayatkan surah Al-Ankabut, surah Al-Mu'minun, ada pula yang berpendapat Surah Al-Muthofifin lah yang terakhir.  Adapun Surah Madaniyyah pertama ialah Surat Al-Baqoroh, sedangkan surah Al-Maidah adalah surat terakhir dari surah-surah Madaniyyah.

Ayat pertama dan Terakhir

Secara mutlak, ulama sependapat bahwa ayat 1-5 dari surah Al-Alaq adalah ayat pertama diturunkan.
ٱقۡرَأۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلَّذِى خَلَقَ (١) خَلَقَ ٱلۡإِنسَـٰنَ مِنۡ عَلَقٍ (٢) ٱقۡرَأۡ وَرَبُّكَ ٱلۡأَكۡرَمُ (٣) ٱلَّذِى عَلَّمَ بِٱلۡقَلَمِ (٤) عَلَّمَ ٱلۡإِنسَـٰنَ مَا لَمۡ يَعۡلَمۡ (٥)

Sedangkan ayat 281 dari surah Al-Baqarah yang berbunyi
وَٱتَّقُواْ يَوۡمً۬ا تُرۡجَعُونَ فِيهِ إِلَى ٱللَّهِ‌ۖ ثُمَّ تُوَفَّىٰ كُلُّ نَفۡسٍ۬ مَّا ڪَسَبَتۡ وَهُمۡ لَا يُظۡلَمُونَ (٢٨١)

adalah ayat terakhir penutup wahyu Allah kepada Nabi Muhammad SAW.

Wallahu a'lam

Ahmad Arinal Haq
Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Featured

Popular Posts

Categories

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

Recent

Al-Quran adalah Wahyu dan kebenaran

وَبِٱلۡحَقِّ أَنزَلۡنَـٰهُ وَبِٱلۡحَقِّ نَزَلَ   ۗ   وَمَآ أَرۡسَلۡنَـٰكَ إِلَّا مُبَشِّرًا وَنَذِيرًا Dan dengan cara yang sungguh layak...

Featured

Comments

Cari Blog Ini

Popular

BTemplates.com

Blogroll

Author

About

Copyright © Generasi Gusjigang | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com